Bidang Tindak Pidana Khusus dipimpin oleh seorang Asisten tindak pidana khusus, yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas kejaksaan di bidang yustisial yang menyangkut tindak pidana khusus didaerah hukum kejaksaan tinggi yang bersangkutan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kebijaksanaan yang ditetapkan oleh pemerintah dan jaksa agung/kepala kejaksaan tinggi.

Dalam melaksanakan tugasa tersebut Asisten tindak pidana khusus menyelenggarakan fungsi :
  1. Penghimpunan laporan dari kejaksaan negeri , pegadministrasian, penelitian dan pengolahan serta penyiapan laporan kepada pimpinan sesuai dengan biddang tugasnya
  2. Perumusan kebijaksanaan teknis dan adminstratif untuk kepentingan pemberian bimbingan, pengendalian supervisi kepada eselon bawahan dalam menyelenggarakan operasi yustisi terhadap perkara tindak pidana khusus serta penyusunan statistic criminal dan analisis kriminalitas;
  3. Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan penyidikan penuntutan dan eksekusi terhadap tindak pidana khusus pengadminstrasian dan pendokumentasian serta penyusunan statistic kriminil dan analisis kriminalitas yang bertalian dengan tindak pidana khusus;
  4. Penyiapanj konsepsi bahan pertimbangan rencana pendapat dan saran untuk kepentingan penyusunan kebijaksanaan pimpinan mengenai pelaksanaan tugas kejasaan dalam melaksanakan operasi yustisi terhadap tindak pidana khusus
  5. Pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas sesuai dengan kebijaksanaan dan pengarahan yang digariskan oleh jaksa agung atau kepala kejaksaan tinggi yang bersangkutan
Bidang Tindak pidana khusus terdiri dari :
  1. seksi penyidikan
  2. seksi penuntutan
  3. seksi upaya hukum, eksekusi dan eksaminasi
 
 
Sumber : KEPJA Nomor : KEP-115/J.A/10/1999