Setelah mengusut KONI Kota Samarinda dalam kegiatan Pekan Olahraga Provinsi 2012 dan Jembatan Kembar (Mahakam IV), Satuan Petugas Khusus (Satgasus) Tim Penanganan, Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Agung, membidik proyek Education Center (Gedung Pusat Pendidikan) di Jalan PM Noor, Samarinda.

Gedung yang dibangun mencapai Rp 84,4 miliar mulai digarap tahun 2013 silam, masuk dalam daftar pengusutan Satgasus Kejagung.

‎Hanya saja, tim Satgasus Kejagung masih akan menyelesaikan lebih dulu dua perkara tersebut yang sedang diselidiki. Ini dikatakan jaksa Surya, anggota tim Satgasus yang masuk dalam tim.

"Itu (Proyek Education Center) nanti dululah. Selesaikan dulu yang dua (perkara) ini," jawab Surya, saat ditanya Tribun, usai menyelesaikan pemeriksaan tahap penyelidikan perkara Jembatan Kembar (Mahakam IV) di Aula Kantor Kejari Samarinda, Kamis (23/6/2016).

Surya adalah seorang jaksa yang pernah bertugas di Kejari Samarinda, saat Kejari Samarinda dipimpin Sugeng Purnomo tahun 2013 lalu.

Ia pernah terlibat pengusutan perkara korupsi pengadaan Kavling Tanah Matang di Sambutan, Samarinda.

Namun Surya enggan memberikan penjelasan lebih jauh terkait bidikan Satgasus Kejagung untuk perkara berikutnya, yakni proyek Pembangunan Gedung Education Center, Dinas Pendidikan Kaltim.

Proyek pembangunan gedung dengan total anggaran senilai Rp 84,4 miliar, pengerjaannya tidak menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Kaltim.

Hal itu menjadi salah satu penyebab beberapa sisi kualitas bangunan tidak memenuhi standar.

 

Sumber : http://kaltim.tribunnews.com/2016/06/23/proyek-gedung-education-center-dibidik-satgasus-kejagung