Selasa Tanggal 10 April 2018 di Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, telah diadakan acara Video Conference Penandatanganan Nota kesepahaman antara Kejaksaan RI dengan TNI. Selain Kepala Kejaksaan Tinggi kaltim bapak Ely Shahputra, SH., MH, Video Conference itu juga disaksikan oleh wakajati kaltim, para asisten dan kabag TU, para koordinator kejati kaltim, Pangdam IV Mulawarman Mayjen Subianto, Danlanud Tarakan, Danlanal Balikpapan dan Danrem Samarinda, para kejari se-wilayah kalimantan timur dan utara.

Dari nota kesepahaman tersebut akan diatur perjanjian kerjasama yang akan menjadi pedoman para pihak untuk mengimplementasikan nota kesepahaman. Adapun ruang lingkup nota kesepahaman tersebut yakni pendidikan dan pelatihan penegak hukum, pelatihan Intelijen dan pertukaran informasi intelijen, dukungan personel TNI dalam melaksanaakm tugas kejaksaan di dalam maupun luar negeri, dan koordinasi teknis dalam melaksanakan fungsi penegakan hukum.

Jaksa Agung RI mengatakan pelibatan TNI bukan hal yang baru bagi kejaksaan. Selama ini TNI sudah banyak membantu Kejaksaan dalam pengamanan personel hingga materil agar situasi kondusif dalam penegakan hukum. "Sehingga penegakan hukum terhindar dari gangguan dan hambatan," terangya.

Panglima TNI menyatakan bahwa kerjasama dengan Kejaksaan dapat mendukung visi TNI untuk mempertahankan wilayah NKRI serta menangkal ancaman militer dan ancaman senjata dari dalam maupun luar negeri. Apalagi, Kejaksaan dan TNI masing-masing memiliki satuan di daerah sehingga bisa mendukung kinerja masing-masing lebih efektif.